Minggu, 22 Januari 2012

Disappointment!

Lagi-lagi Liverpool menelan pil pahit. Kalah 1-3 dari tim yang berkutat di zona degradasi. Astofirlooooh, ampuni dosa hamba ya Allah!

Kecewa? Tentu saja. Nyesek? Bangeeeeeeeetttt! Kehilangan kepercayaan diri? Iyalaaaah!

Jujur aja saya mulai meragukan taktik King Kenny dan skill masing2 pemain. Bagaimana tidak? Memasukkan bola ke gawang lawan aja susahnya bak nyari kedelai dalam beras (««perumpamaan macam apa ini?).

Butuh penyerang berorientasi pencetak gol, Opaaaaa! Andy Carroll belum mampu menunjukkan kalo dia pantas dihargai £ 35M. Dia kerap menyia-nyiakan umpan yang dikirim kepadanya. Terkadang shootingnya melenceng ke keluar gawang dan nyeseknya sering membentur mistar. Kalaupun tepat ke arah gawang, pasti tembakannya kurang mematikan atau mudah dihalau kiper.

Luis Suarez? Umm, his attude is a big deal. Tapi skillnya memang ciamik sih. Gak sabar nunggu dia merumput lagi. Sayangnya dia masih kurang tajam dibanding Aguero, RVP, Demba Ba, atau Dzeko. :(

Masalah gak cuma di lini depan. Lini tengah pun demikian. Peran Xabi Alonso yang belum tergantikan disusul absennya gelandang Lucas Leiva bikin keperkasaan Stevie G. dkk mengendur. Memag sih Jordan Henderson mulai menunjukkan skillnya tapi tidak dengan Charlie Adam. Belakangan dia kerap melakukan pelanggaran yang tidak perlu serta servis umpannya sangat buruk.

Begitu juga di sektor sayap. Penampilan impresif bersama Aston Villa belum mampu Stewart Downing tunjukkn di Liverpool. Sejak ditransfer Juli 2011 lalu, Stewy baru mencetak satu gol untuk Liverpool di semua kompetisi. Sementara performa Dirk Kuyt agak menurun seiring bertambahnya usia. :(

Masalah besar sebenernya ada di barisan pertahanan. Well fakta kalo LFC gak pernah kalah ketika memainkan Agger udah gak berlaku lagi. Sang pemain sempat mencetak gol bunuh diri di laga melawan Newcastle akhir tahun lalu. Jose Enrique dan Glen Johnson terlihat gak begitu solid. Para bek justru kerap membiarkan pemain lawan berdiri bebas di area berbahaya. Itulah yang membuat Pepe Reina sering terlihat marah2 pada beknya.

Well, mungkin analisa saya amatiran tapi inilah saya. Hehehe.
posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar