Senin, 01 September 2014

31 Agustus 14: Pantai Menganti

Rencana ke Pantai Menganti mah udah kapan tau dibahas tapi belum juga terlaksana. Setelah hampir aja gagal karena salah satu, ehm, salah dua dari kami ada yang batal ikut, akhirnya kami nekat berangkat ke Menganti, Kebumen.

Saya dan 3 teman saya berangkat dari Purwokerto jam 10 pagi. Niatnya sih jam 9 berangkat tapi karena keribetan antara iya dan tidak akhirnya baru pergi sejam kemudian. Kami ambil jalur Gunung Tugel-Banyumas-Kemranjen-Sumpiuh-Tambak-Rowokele-Ayah. Ternyata di jalur Sumpiuh-Tambak itu jalanan macet banget! Truk sama bus berjalan merayap. Rapet banget!

Baru setelah perbatasan Banyumas-Kebumen, kami ambil arah kanan. Jalanan berasa milik sendiri dah. Asoy bener! Nah di perjalanan itu saya liat kendaraan truk dengan bak tertutup tapi terbuka di bagian belakang. Truk itu memuat penumpang dan barang. Saya jadi inget kendaraan umum yang ada di film-film Thailand. :D

Jadi inget film Si Doel Anak Sekolahan
Sekitar 20 menitan kami sampai di Pantai Ayah. Sungguh Pantai Ayah ini indah banget. Saya suka sama jembatannya. Airnya jernih berwarna biru kehijauan. Dulu saya kemari waktu tahun baru dan musim hujan. Airnya keruh gitu jadi jelek pemandangannya. Sayang tujuan kami bukan ke Pantai Ayah tapi ke Pantai Menganti. :")

Almost there.
Belum sampai di Menganti udah disuguhi pemandangan menakjubkan. Dengan jalanan yang menanjak itu kami bisa lihat Pantai Ayah dari atas bukit.

Subhanallah... Maha Besar Kuasa Mu Yaa Allah..
Dari Pantai Ayah itu setidaknya 15 menit kami sampai di Menganti. Kami diwajibkan membayar tarif masuk @Rp 4k per orang.

Tiket masuknya tuh. Maklum hobi koleksi karcis jadi gitu deh disimpen.

Sesampainya di sana kami semakin dimanjakan oleh air laut yang tenang nan bersih.

Finally here... Setelah gagal berkeles-keles.

Banyak batu karangnya kek di Pasir Putih.

Sayang di Pantai Menganti ini pasir putihnya dikit jadi gak bisa ditulisin nama pacar deh *yaelaaaah emang mau ditulis nama pacarnya siapa?*

Ternyata keindahan Menganti gak cuma di Pantai yang banyak karangnya itu. Kita masih naik ke atas bukit. Dari situ kita bisa liat laut lepas. Gaes, warna langit dan air lautnya hampir sulit dibedakan. :")

Sometimes we need time to be alone.

Xabi Alonso-esque. Ter-Xabi Alonso. 

SUBHANALLAH
Nampaknya di Menganti ini kita bisa liat sunset deh soalnya pantainya menghadap ke barat. Sayang kami gak bisa sampe senja di sana karena jauh dari rumah. Ya kalo dihitung normal emang 2 jam sih dari Purwokerto. Gak rugilah ngabisin waktu sebanyak itu karena pemandangannya worth it banget.

Kami pulang jam 3 dari Menganti. Baru 10 menitan, ban motor teman saya bocor. Alhasil harus nunggu sekitar 30 menit lebih deh sampe ban motor diganti. Jam 4 kami dari Pantai Ayah menuju Purwokerto lewat jalur Ayah-Jetis-Nusawungu-Binangun-Buntu-Banyumas-Gunung Tugel-sampe deh di Kota Satria.

Gak bisa liat sunset di laut bisanya liat di Kalibagor. :")