Selasa, 25 Desember 2012

Liverpool Kandaskan Fulham dengan Skor Telak

Kebahagiaan datang menjelang paruh musim. Ya Liverpool berhasil meraup poin penuh di matchday ke -18 Premiership melawan Fulham di Anfield. Si Merah menekuk klub London itu dengan skor telak 4-0.

Gol pertama The Anfield Gank datang dari tendangan voli Martin Skrtel yang memanfaatkan umpan Stevie G dari sayap. Sementara itu sang skipper, Gerrard, pun tak mau kalah dengan mencetak gol kedua Liverpool memanfaatkan umpan Stewart Downing. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 bagi keunggulan tuan rumah.

Berlanjut di babak kedua Liverpool masih menambah gol. Kali ini giliran Stewy (Downing) yang menceploskan bola ke gawang Mark Schwarzer. Memanfaatkan assist kapten fantastik, Stewy memperbesar keunggulan The Reds menjadi 3-0. Gol ini merupakan gol pertama eks Middlesborough itu di Premiership semenjak dirinya bergabung dengan klub Merseyside.

Memasuki injury time akhirnya Luis Suarez berhasil melengkapi kemenangan Liverpool menjadi 4-0 setelah beberapa kali gagal mengkonversi peluang menjadi gol.


Kemenangan ini membawa Liverpool merangsek ke posisi 8 klasemen sementara dengan 25 poin atau tertinggal 5 poin dari empat besar. Semoga tren positif ini akan berlanjut hingga musim berakhir. You'll Never Walk Alone.

Senin, 24 Desember 2012

Review 5cm.

Akhirnya saya punya kesempatan juga untuk nonton film di bioskop. Setelah beberapa kali batal gara-gara hujan, hari ini saya tetapkan niat buat nonton. Dan film yang saya tonton ini lagi booming banget di bioskop seluruh negeri. Yup, 5cm.

Gak heran kenapa 5cm. ini tembus satu juta penonton. Ceritanya gak garing dan gak ngebosenin. Selain menghibur, film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Donny Dhrigantoro ini juga penuh makna. Saya bakal kasih spoiler dikit tentang film ini.

Cerita berawal ketika lima sahabat yakni Zafran alias Juple (Herjunot Ali), Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Riani (Raline Shah), dan Ian (Igor Saykoji) membuat perjanjian untuk berpisah dan gak berhubungan satu sama lain selama tiga bulan. Gak kebayang kan gimana rasanya tiga bulan gak ketemu sahabat yang biasa bersama?! Dalam rentang tiga bulan itu Ian yang satu-satunya di antara lima sekawan itu belum lulus kuliah, mencoba serius dengan skripsinya. Dia juga dijanjiin untuk nerusin Master di Manchester sama papanya yang diperankan sama Didi Petet karena Ian yang gemar makan indomie ini fans berat Manchester United. Paling bikin saya geli itu dosen pembimbing Ian yang diperankan Anugrah. Kalo sering nonton talk show "Hitam Putih" pasti tau deh si Anu. Iya dia itu pianisnya acara tersebut. Meskipun dia diplot untuk jadi orang serius tapi tetep aja mukanya kocak. :P

Sementara itu, Juple yang naksir sama adiknya Arial, Adinda (Pevita Pearce) terus mencoba mendekati cewe itu. Juple yang mahir bikin puisi kesulitan untuk mendapatkan hati Adinda karena orangnya ngebosenin banget. Duh jadi kesindir. *eh*

foto via KapanLagi.com

Nah si Riani yang naksir sama salah satu sahabatnya itu disergap rasa rindu sama sahabat-sahabatnya. Dia juga sempet curhat lewat chat (sepertinya mIRC deh) sama orang yang gak dikenal yang ternyata Zafran. Isi curhatannya seputar perasaan cintanya sama salah satu sahabatnya cuma ya karena dia cewe jadi dia gak berani ngomong duluan. Gue suka ketika Zafran bilang, "ah lo gender banget sih jadi orang". Tapi sebelum Zafran nyebutin nama aslinya, listrik di rumahnya keburu mati duluan. Gak ketauan deh kalo ternyata mereka ngobrol sama orang yang ternyata mereka kenal.

Lain lagi ceritanya dengan Genta yang sibuk dengan pekerjaannya. Nah ternyata si Genta ini naksir sama Riani. Mereka emang deket banget sih. Bahkan si Zafran aja bilang, "Kenapa mereka gak jadian aja."
Sementara itu cowo paling macho di antara kelima sahabat itu, Arial yang notabene takut sama cewe, sukses ngajak kenalan cewe di gym dan pacarin dia. Ewwww gampang banget sih perjuangannya. :P

Setelah tiga bulan berpisah akhirnya mereka ketemu lagi di stasiun Senen. Mereka mau ngikutin rencana Genta yang janjiin mereka sebuah suprise. Yup, mereka mau ke Malang tepatnya di Taman Nasional Tengger Gunung Semeru. Tepat pada tanggal 17 Agustus mereka sampai di puncak Semeru.

Nah di sini mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan alam Indonesia yang luar biasa menakjubkan yang terkadang terlupakan oleh kita. Kita terlalu memuja keindahan negeri orang lain daripada negeri sendiri. Saya sangat berterima kasih dengan siapa pun yang bekerja keras membuat film ini yang berhasil menumbuhkan nasionalisme barang cuma sedikit. Saya jadi inget quotes Ian, "Masa gue udah sedari lahir tinggal di sini, pake tanah ini, minum air di sini, gak ada terima kasihnya sedikit pun untuk Indonesia?" begitulah kira-kira. Kemudian ditambah quotes Zafran, "Lo boleh benci masyarakat Indonesia, lo boleh benci pemerintah, tapi lo gak boleh benci sama Indonesia."

Dari film ini juga saya seperti mendapat motivasi baru tentang mimpi. Quotesnya Zafran, "Mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar, biarkan ia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri.." wuihhhh inspiratif.


Saya juga inget waktu Genta curhat sama Ian soal perasaannya ke Riani. Waktu itu Ian bilang, “Sebuah cinta memang harus diungkapkan karena tidak pernah ada cinta yang disembunyikan, kecuali oleh seseorang yang terlalu mencintai dirinya sendiri.” yang mereka hapal banget dan Genta bilang, "Gue kaya pernah denger itu deh." trus si Ian jawab, "Itu puisinya Juple." mwahahaha :)

Saya paling suka ya sama karakter Zafran alias Juple. Dia orangnya konyol banget sih. Inget banget di awal film dia liat G-String nya Adinda kemudian dia berimajinasi soal G-String dan bra. Sampe waktu mamanya Arial nanya Zafran mau makan apa eh dianya jawab, "G-String!" ".........."

Momen konyol itu waktu di tanjakan cinta. Genta cerita soal mitos mengenai tanjakan cinta, jika seseorang menaiki tanjakan tersebut dan memikirkan soal idaman hatinya tanpa sekali pun menengok ke belakang maka orang tersebut akan mendapatkannya. Juple dan Ian pun bersemangat menaikinya. Juple memikirkan Adinda sementara Ian memikirkan Happy Salma. Namun ketika Genta teriak ke mereka, Juple dan Ian menengok ke belakang. Alhasil mereka gagal memenuhi mitos tersebut. Berantem deh mereka di tengah tanjakan.

Selain momen lucu ada juga momen mengharukan sewaktu beberapa orang mengelilingi nisan dan menaburkan bunga di atasnya. Mereka menangisi sahabat mereka itu yang meninggal ketika mendaki gunung Semeru. Duh. :-/

Daripada nanti saya keceplosan cerita ending film ini mendingan udahan dulu aja yah. Gak bakal rugi deh nonton 5cm. Buruan mampir ke bioskop terdekat. :-)


Sejatinya..

Selain mendapat hiburan dari menonton 5cm, gue juga termotivasi untuk mengejar mimpi gue lebih keras lagi. Karena sejatinya semua orang berhak untuk bermimpi. Semua orang berhak untuk mendapatkan yang lebih baik daripada apa yang mereka dapatkan selama ini.

Setiap orang pasti pernah merasa jenuh dengan apa yang mereka lakukan, apa yang mereka miliki. Termasuk gue. Gue selalu berkeinginan untuk mendapatkan lebih dari ini. "Yang aku butuh sekarang cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa.” Biarkan gue berjuang meraih mimpi gue. Ga ada seorang pun yang boleh menghalanginya karena sejatinya gue pun berhak bermimpi dan berusaha untuk meraih mimpi gue.

Terima kasih kepada penulis 5cm, Donny Dhirgantoro yang sudah memberikan quotes inspiratif yang membuat gue semakin termotivasi.

Minggu, 16 Desember 2012

Ada Apa Dengan Liverpool?

Bangun tidur tengah malam lihat hasil pertandingan Liverpool (LFC) yang mengecewakan. Kalah 1-3 di Anfield dari tim papan tengah Aston Villa. Padahal catatan rekor The Reds di atas kertas lumayan mengungguli tim asal kota Birmingham loh.
Nah apa masalahnya? Kenapa bisa kalah dengan The Villans padahal di markas West Ham saja Merseyside Merah mampu membalikkan keadaan dan unggul 3-2? Tapi kenapa dia Anfield, home base sendiri justru melempem? Apa yang salah?
Kemudian aku lihat orang-orang yang emosial di Timeline mengatakan, "We ain't no Chelsea." yang maksudnya adalah kita bukan Chelsea yang mengharapkan kesuksesan yang instan. Ya The Blues memang sering berganti manager. Satu pelatih gagal meraih kemenangan maka segera diganti dengan pelatih baru. Satu pelatih gagal menunjukkan konsistensi yang sejujurnya gak lebih buruk dari Liverpool pun diganti. Bahkan seorang Di Matteo yang sudah membawa Chelsea meraih gelar FA Cup dan UEFA Champions League untuk pertama kalinya dalam sejarah klub London itu pun didepan hanya karena dia gagal meraih kemenangan dalam beberapa pertandingan terakhir. Padahal secara posisi mereka masih lebih bagus dari Liverpool. Yah semacam itu.
Benar kita memang bukan Chelsea, tapi sampe kapan kita harus bersabar? Sudah berapa musim kita hanya berkutat di papan tengah? Sudah berapa musim kita melewatkan tradisi UCL? Pelatih berganti, pemilik juga berganti, dan bahkan pemain pun juga berganti. Tapi kenapa hasilnya masih tetap sama? Berapa banyak kesempatan yang harus kita beri kepada mereka?
Kenapa kita tidak seperti City dimana sang manager langsung memberi dampak besar bagi kesuksesan tim? We ain't no City who have much money? Hmm, jika masalahnya uang, saya rasa FSG juga sudah mengucurkan dana lebih untuk merekrut pemain bintang. Tapi sayangnya kenapa pemain-pemain tersebut gagal menunjukkan performa gemilangnya bersama Liverpool? Sebut saja Stewart Downing yang begitu bersinar bersama Middlesborough dan Aston Villa. Apa yang salah dengan Downing? Kenapa dia tak secemerlang itu bersama LFC? Selain Downing ada juga Andy Carroll. Kita sudah keluar dana £ 35 M untuk seorang pemain yang bahkan kesulitan mencetak gol. Apa salah dengan Carroll? Kenapa setiap penny uang yang dikeluarkan seperti sia-sia? Kenapa kita tidak seperti tim lain yang tidak harus mengeluarkan dana besar namun pemainnya sukses menunjukkan performa terbaik? Sebut saja Michu, Demba Ba, Radamel Falcao. Harga mereka tak sebanding dengan Carroll dan Downing tapi mereka sanggup memukau kita dengan aksi cemerlang mereka dalam menjebol gawang lawan. Kenapa kita tidak bisa seperti mereka?
*sigh*
We've always been told to be patient. Brendan Rodgers memulai tim dari nol. Brendan Rodgers baru setengah musim menangani Liverpool. Brendan Rodgers bla bla bla yada yada. Pfffft. Tapi sampai kapan to nduk? Lama-lama kita juga ingin melihat hasilnya kan? Apa perlu kita menunggu sampai tim ada di jurang terendah baru berganti manager begitu?
Baiklah jika memang Brendan Rodgers masih layak berada di Liverpool. Tapi saya ingin perubahan signifikan. Apalagi di sektor depan. Kita hanya bertumpu pada seorang Luis Suarez untuk bekerja keras sendiri. Lini tengah pun perlu dievaluasi mengingat betapa mudahnya lawan menusuk ke jantung pertahanan yang seharusnya bisa dihalau dari tengah. Saya ingat beberapa musim lalu kita punya barisan gelandang yang bisa dikatakan 'world class' namun 'underrated'. Sebut saja Javier Mascherano, Steven Gerrard, dan Xabi Alonso. Tapi yang tersisa kini hanya Stevie G yang performanya pun tak sehebat dulu. Joe Allen, Jordan Henderson, dan Jonjo Shelvey yang diproyeksikan untuk mengganti kekosongan yang ditinggal mereka pun masih belum menampilkan performa terbaik. Hanya Shelvey yang mulai terlihat matang. Sementara itu kita masih punya Lucas Leiva yang bisa dikatakan menunjukkan progress signifikan namun dia sering dihantam cedera berkepanjangan. Hmpfffftttt.
Sementara itu untuk defence saya lihat lumayan dibanding kedua lini tadi. Kita punya barisan pemain bertahan yang lumayan mumpuni seperti Jose Enrique, Glen Johnson, Daniel Agger, Martin Skrtel, dan Sebastian Coates. Namun masalah inkonsistensi kerap menerpa mereka. Ya terkadang mereka tampil solid tapi terkadang mereka juga ceroboh. Hmmm.
Bagaimana dengan posisi penjaga gawang? Penampilan Pepe Reina cenderung menurun dalam beberapa musim terakhir. Posisinya bahkan pernah disebut akan diambil alih Brad Jones namun kenyataannya sang manager masih mempercayakan pria Spanyol untuk menjaga gawangnya.
Saya berharap akhir tahun ini akan menjadi pelajaran berharga bagi Liverpool. Kita ingin perubahan signifikan. Kita gak mau hanya puas dengan sekadar hasil imbang atau menjadi tim papan tengah. Kita juga ingin berada dalam jalur perebutan juara. Masa kita selalu menyerah dari persaingan merebut gelar bahkan sebelum paruh musim? Perubahan itu penting!

Kamis, 06 Desember 2012

Ponsel Android

Udah setahun lebih saya pake ponsel Android. Tapi belum pernah sekali pun posting artikel yang berkaitan soal ponsel pintar ini. Dan hari ini berhubung mood blogging lagi baik makanya saya mau share dikit mengenai ponsel Android.
Mungkin orang bertanya-tanya apa sih Android itu? Hmm menurut wikipedia sih Android itu sistem operasi berbasis Linux. Untuk lebih jelasnya mengenai definisi Android silahkan tanya ke wikipedia. :)
Beberapa ponsel yang mengadopsi platform Android di antaranya Samsung Galaxy series, Sony Ericsson Experia, Google Nexus, HTC, dll. Jadi kalo bicara soal ponsel Android berarti bisa mencakup merk-merk ponsel tersebut tadi.
Nah apa sih keunggulan ponsel Android? Kenapa banyak orang yang memilih pakai ponsel Android ketimbang ponsel pintar lain? Tentu aja alasannya bermacam-macam.
Pertama pakai ponsel Android saya langsung kagok karena gak terbiasa pakai ponsel layar sentuh. Maklumlah ponsel yang biasa saya pakai adalah ponsel yang memiliki keypad 3x4. Pernah pinjam ponsel layar sentuh milik teman dan cara geser kursornya itu ribet. Harus pake kuku kalo gak stik untuk menggerakkan kursornya. Sementara saya gak biasa memelihara kuku panjang. Nah pertama kali pegang ponsel Android saya merasa nyaman karena menggeser layar gak harus pake kuku. Cukup pake jempol aja. Dan itu ringan. Ringan yang dimaksud itu gak harus tekan layar dulu baru geser. Walapun kadang sering kesentuh ikonnya secara gak sengaja tapi semua memang butuh adaptasi. Kalo sudah terbiasa semuanya mudah kok.

Setiap kita baru mengaktifkan ponsel Android, kita akan disuruh untuk mengisi alamat email dan password. Ibaratnya menginput email dan password itu syarat sah-nya pakai ponsel Android. Karena ponsel Android ini punya Google, Inc. makanya email yang dimasukkan harus akun Google mail atau Gmail. Kalo pakai Yahoo atau Hotmail gak bisa. Temen saya pernah pakai Yahoo dan katanya hanya loading aja tanpa hasil. Pffft.

Google Mail

Kenapa harus masukkin alamat email? Ya karena kalo kita mau unduh aplikasi di Android Market/Play Store kita harus sudah menginput akun gmail kita.

Play Store (dulu  Android Market)

Sekarang pertanyaannya, apa sih Android Market/Play Store itu? Kalo ponsel biasa punya getjar, BlackBerry punya BB World, iPhone punya Apple Store, maka Android punya Android Market/Play Store. Bisa dikatakan AM/PS itu tempat belanjanya aplikasi untuk ponsel Android. Kalo kita biasanya unduh Opera Mini di getjar, dengan ponsel Android kita bisa unduh Opera Mini di AM/PS. Di AM/PS ini tersedia baik aplikasi gratis maupun berbayar. Gak cuma aplikasi internet sih, games juga banyak tersedia di situ. Buat gamer sejati, ponsel Android sangat disarankan untuk dimiliki.

Selain untuk hiburan, ponsel Android juga bisa untuk membuka file berbasis Ms. Office dan PDF dengan menggunakan Quick Office. Kita juga bisa berkirim email dengan menggunakan Gmail, Yahoo, atau pun Hotmail. Semua terasa mudah menggunakan ponsel Android.

Quick Office
Email

Namun sayangnya ponsel ini boros batre. Hanya untuk membuka gallery foto atau memakai kamera saja bisa mengurangi daya beberapa persen. Lebih boros lagi jika kita mengaktifkan internet dan kita sync semua aplikasi. Tapi semua itu ada solusinya dengan mematikan aplikasi tidak terpakai menggunakan Task Manager atau Advanced Task Killer. Pastikan WiFi dan GPS mati agar batre lebih irit. Mengenai tips menghemat batre di ponsel Android nanti akan saya bahas sendiri di artikel lain.
Intinya, fitur yang ditawarkan oleh Android ini sangat perfecto. Bisa diibaratkan Android ini surganya internet freak. So, tunggu apalagi? Go get your Android. :)

Senin, 03 Desember 2012

Song of October

Taylor Swift - Begin Again

Single kedua dari album Red. Video klip-nya pun digarap di Perancis. Musiknya Taylor Swift banget. Cocok buat orang yang baru patah hati namun sudah menemukan cinta baru. :)



Gym Class Hero ft. Ryan Tedder - The Fighter

Lagu lama tapi aku baru denger pas malem-malem nonton Lensa Olahraga dan backsound-nya lagu ini. Yang bikin aku suka itu suaranya Ryan Tedder yang merupakan vokalis One Republic ini. Begitu khas dan enak didengar. :)




Taylor Swift ft. Ed Sheeran - Everything Has Changed


Lagu ini yang bikin aku jatuh cinta sama Ed Sheeran. :)


Senin, 01 Oktober 2012

Trip September 30, 2012

Hari Minggu tanggal 30 September kemarin, saya sama temen saya travelling ke pantai selatan tepatnya di Pantai Teluk Penyu. Ya bulan kemarin saya udah kesana bareng keluarga. Nah bulan ini saya mau nunjukin ke temen saya pantai favorit saya ini (sebenernya sih yang paling deket).

Bermodal nekat dan ingatan yang agak kendur, saya jadi navigator temen saya. Soalnya temen saya belum pernah kesana sih. Kami berdua naik motor. Kami kesana lewat jalur Purwokerto-Kesugihan-Cilacap. Padahal bulan kemarin saya lewat jalur Ajibarang-Wangon-Jeruk Legi-Cilacap. Dulu emang saya pernah lewat Kesugihan tapi naik bus jadi ga perlu ngapalin jalan. Turun dari bus juga naik angkot. Pokoknya pikiran tenang deh. Taunya cuma nyampe doang. Nah kemarin ini, saya bener-bener coba inget-inget jalan yang saya lalui sekitar 4 tahun lalu itu. Pffffffttt. Kami bertumpu pada petunjuk arah di jalanan sama bus yang jurusan Cilacap biar ga nyasar. Hehehe...

Setelah sempet kesasar ke pelabuhan, akhirnya kita sampe juga di Teluk Penyu. Panasssssssss banget! Sampe disana ban motor kami bocor. Ewwwwwww ngerusak mood banget deh. Lantaran aspal ga halus sama suhunya panas kali ya.

Well, ini berikut gambar yang berhasil kami ambil dari tour kami kemarin.
iyuuuuuuh
nampang sikit :)

menggalau bisa kali? :P


Pemecah ombak di Pantai Teluk Penyu


Pulangnya kami mampir di Bendung Gerak Serayu, Rawalo, sekitar satu jam dari Cilacap. Nah berikut foto yang berhasil kami himpun (ciyeeeee bahasanya) :))
Di Bendungan Serayu



Bendungan Serayu




Jembatan perlintasan kereta yang menyeberangi Sungai Serayu