Rabu, 14 Oktober 2015

Ikhlasnya Judul Lagu Dewa 19

Pagi di hari libur dalam rangka Tahun Baru Hijriyah ini secara random saya pengen nulis yang dari dulu ada di pikiran saya tapi baru kepikiran untuk dibikin tulisan.

Kalo kalian lahir di tahun 90-an pasti tumbuh bersama band-band semacam Sheila on 7, Padi, Element, Dewa 19. Sementara Peterpan, Ungu, Kerispatih, dan nama-nama lainnya baru muncul di tahun 2000an.

Awal 2000an sinetron-sinetron (iyaaa umur segitu saya udah nonton sinetron) pakai soundtrack lagu-lagu band yang lagi ngetop pada masa itu. Lupus misalnya pake lagunya SO7 yang berjudul Kita. Dari sinetron itu pula saya apal lagu-lagunya SO7. Trus sinetronnya Cindy Fatika sama suaminya--kalo gak salah--pake lagunya Dewa (saat itu gak pake '19') yang Separuh Nafas.

Seperti judul yang dipaparkan (ini blogpost apa proposal sih) saya pengen bahas band yang terakhir disebut. Mmmm, inget lagu semacam Dua Sejoli, Pupus, Risalah Hati, Roman Picisan, dan Mistikus Cinta? Coba perhatikan liriknya. Sudah? Di lirik-liriknya gak ada tersurat judul lagunya. Ya kan? :D Jadi inget Surat Al Ikhlas yang gak menyuratkan kata Ikhlas di ayat-ayatnya. Kita kerap menyebutnya Surat Qulhu. Makanya gak heran kalo kita kadang tau lagunya dan gak tau judulnya.

Coba kita breakdown satu persatu (sumpah ini kek lagi seminar),

1. Dua Sejoli
Orang-orang akan lebih ngeh dengan,

"Hawa tercipta di dunia untuk menemani sang Adam,
begitu juga dirimu tercipta tuk temani aku"

Saya sendiri baru tahu lagu ini berjudul Dua Sejoli setelah hidup selama 21th. :))) Baru tahu juga lirik lagu itu berjudul Dua Sejoli? :D


"Bila kau terus pandangi langit tinggi di angkasa,
tak kan ada habisnya s'gala hasrat di dunia"

Liriknya dalam banget yah gaes? Band sekarang mana ada yang bisa bikin lirik sedalam itu?


2. Pupus (lagu kebangsaannya kaum patah hati)

"Baruuuuu ku sadariiii cintaku bertepuk sebelah tangaaaaan,
kau buat remuuuuuk s'luruh hatikuuuuuu,
s'luruh hatikuuuuuuu hoooo ohhhhh"

(duh)

Rasanya nyesek banget yah denger lagunya? Apalagi bagian lirik,

"Aku mencintaimu lebih dari yang kau tauuuu uuuwuuwuuwuuu
meski kau takkan pernah tauuuuuu"

Siapalah yang menyangka judul lagunya Pupus sementara gak ada kata 'pupus' di liriknya. Pada taunya cinta bertepuk sebelah tangan pasti. Yah kecuali kaum patah hati yang pasti udah sering nge-repeat lagunya (termasuk yang nulis). :"D

3. Risalah Hati

"Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku,
meski kau tak cinta kepadaku,
beri sedikit waktu biar cinta datang karena telah terbiasa"

Dimana coba kata Risalah Hati-nya? Risalah sendiri menurut KBBI artinya laporan rapat atau notula. Hati bermakna organ tubuh manusia. Jadi Risalah Hati artinya laporan rapat di dalam hati? :)))) Embuh mbak sekarepmu!!

Kalo didalami liriknya sih seperti usaha seseorang untuk memenangkan hati pujaannya melalui proses. Meminta pujaannya memberi waktu dan membuka hati untuknya. Maka lama-kelamaan cinta akan datang karena terbiasa. Ah kereeeeen!


4. Roman Picisan

"Cintaku tak harus miliki dirimu
Meski perih mengiris iris segala janji"

Omong kosong, mas Dhani, omong kosong!!! Yang namanya cinta ya harus memiliki. Kalo gak bisa memiliki ya udah cari yang lain. *sewot* Bahkan Roman Picisan sendiri artinya cerita roman yang rendah mutunya. Ah..


5. Mistikus Cinta

Denger kata mistikus bawaanya kek horror aja gitu.

"Ketika jiwamu merasuk ke dalam aliran darahku dan meracuniku,
ketika jiwamu memeluk hatiku dan biarkan jiwaku cumbui jiwamu"

Apa yang sedang ku rasa apa yang sedang kau rasa
adalah cinta yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata"

Dimana kata mistik-nyaaaaa???


Well, lirik lagu-lagu Dewa 19 sendiri bermakna dalam. Kalo kalian rajin googling pasti banyak yang mengulasnya secara mendetil. Yah kalo saya sih cuma bisa mengulas secara dangkal aja. Hmmm.

Oh iya, last but not least, Immortal Love Song milik Mahadewa yang mana vokalisnya Judika, di liriknya gak ada kata Immortal Love Song :))))) Liriknya dalem banget bener-bener menggambarkan cinta semati-matinya (?) Best song ever yang muncul selepas tahun 2010.

"Tuhan pun tahu jikalau aku mencintai dirimu,
tak musnah oleh waktu,
hingga maut datang menjemputku
ku tetap menunggu kamu di lain waktu."

Yah, ku tetap menunggu kamu di lain waktu. :)
xoxo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar