Senin, 28 April 2014

SuckSeed (2011)

Udah lama gak nulis ulasan film di blog nih padahal sehari-hari kerjaan saya nontonin film diulang-ulang. Hehehe. Nah sekarang saya baru sempet bikin ulasan tentang film Thailand yang sebenernya udah lama banget saya tonton (sekitar 2 tahun lalu). Judulnya SuckSeed. Deffo one of those funny Thailand movies I've ever watched.

Cerita bermula ketika seorang anak kecil bernama Ped yang jatuh cinta dengan teman sekelasnya, Ern, tapi tak berani mengakui jati dirinya namun mengaku sebagai sahabatnya, Koong. Keesokan harinya Koong dan Ern digoda oleh teman sekelas mereka, Thuang, yang rese abis. There always be that annoying person in a society. Ern marah besar sama Koong. Koong yang gak ngerti apa-apa cuma melongo sementara Ped yang duduk di sebelahnya gemeteran abis. Setelah itu Ern pindah ke Bangkok dan Ped belum sempet ngasih kaset yang direkamnya buat Ern.

Beberapa tahun berlalu, Ern (Nattasha Nauljam) kembali ke kota asalnya dan satu sekolah lagi dengan Ped (Jirayu La-ongmanee), Koong (Peach Pachara), dan Thuang (Napat Chokejindachai). Benih-benih cinta itu kembali muncul di hari Ped namun ia masih belum berani mengungkapkannya.

Koong selalu di bawah bayang-bayang saudara kembarnya, Kay, yang populer dan mahir bermain gitar. Saat pertemuan pertama pun Ern mengira Koong adalah Kay. Dari situ Koong berambisi untuk keluar dari bayang-bayang Kay dengan membentuk band juga bernama, Koong and Friend. Ped ragu dengan keinginan Koong itu karena Koong seringkali bergonta-ganti hobi. Dia mudah bosan dengan hal-hal yang dia lakukan. Tapi lucunya Ped nurut aja sama keinginan Koong. Kali ini bahkan Koong mendaftarkan diri menjadi bintang tamu di acara Art Master, sejenis acara seni untuk anak-anak, sementara dia gak konfirmasi dulu sama Ped. Koong merekrut penabuh drum bernama Ex untuk melengkapi personil band-nya. Koong diceritakan suka bikin keputusan sendiri tanpa memikirkan perasaan orang lain.

Koong and Friend saat berlatih untuk pertama kalinya


Seusai acara Art Master yang berakhir kacau dan memalukan, Koong dan Ped mendapati Ern bermain gitar di kelas, di hadapan temen-temennya. Mereka berdua terpesona dengan kemampuan musik Ern lantas merekrutnya menjadi pemain gitar.

Ern waktu nyanyi lagunya Endorphine berjudul Purn-sa-nit

Saat berlatih di ruang musik milik sekolah, band milik Koong diusir oleh kepala sekolah karena akan digunakan untuk latihan band milik Kay. Vokalis The Arena, band milik Kay, bilang mereka mau berlatih untuk acara Hotwave Music Awards. Tanpa pikir panjang Koong pun bilang kalau band-nya hendak mengikuti acara serupa. Ped dan Ex kaget dengan perkataan Koong namun Ern bersedia mengikuti ajang tersebut karena memiliki album sendiri adalah impiannya. Koong pun semakin berapi-api.

Namun persyaratan mengikuti Hotwave Music Awards adalah dengan menciptakan lagu sendiri bertema cinta tanpa kata "cinta". Koong menyuruh Ped untuk menulis lagunya karena dia pernah juara lomba puisi namun ia sendiri tak memiliki pengalaman cinta. Ped disarankan mengikuti Ex dan melihat kelakuannya ketika berjumpa dengan gadis yang ditaksirnya lantas menuliskan apa yang dilihatnya.

Seiring berjalannya waktu diketahui Koong naksir Ern. Tersebar gosip pula bahwa Ped naksir Ern. Nah penasaran gimana kelanjutan hubungan cinta segitiga Koong-Ern-Ped dan gimana kiprah band mereka di Hotwave Music Awards? Lantas bierhasilkah Ped menulis lagu cinta untuk band mereka? Langsung tonton aja nih film yang dapet rating 7.6/10 di IMDb dijamin sepanjang film dibikin ketawa. Kocak abis pokoknya. Apalagi backsound-nya sama ekspresi pemainnya udah kek dagelan. :P Highly recommended.

Saya suka banget sama karakter Ern. Cantik, tomboy, pinter main gitar, suaranya juga bagus. Paket lengkap banget! I always want to be a girl like her.

Ern waktu main gitar di studio di sekolah

Karakter yang bikin film ini bernyawa justru karakternya Koong yang egois dan kekanak-kanakan. Kalo Ped sih manis, penurut, dan gak egois. Dia bahkan rela mengorbankan perasaannya demi sahabat baiknya.

Koong sampe bikin iri Ern.

Scene paling gombal yang ini.

Sampe bikin penjualnya enek :P

Nah selain adegannya yang konyol-konyol banget saya juga suka sama lagu-lagunya. Baru "ngeh" ternyata lagunya bagus-bagus apalagi kalo yang nyanyi Nattasha Nauljam. Saya suka yang lagu Purn-sa-nit sama pas Hotwave Music Awards yang liriknya Ped trus dinyanyikan sama Ern. Maklum isi liriknya soal perasaan yang terpendam dan gak punya nyali untuk mengungkapkannya. Hadeeeeeehhhh... :")

Btw, pemeran Ex ternyata yang jadi Peud di ATM Error dan si Ped ini yang main di Seven Something. Saya suka banget sama Peach Pachara yang bikin film ini hidup. Akting dan muka songongnya bener-bener pas. Nah yang nyanyi di kereta itu ternyata yang jadi Yo, anaknya Direktur di ATM Error. Film produksi GTH emang keren-keren banget.

Maaf ya kalo saya nge-spoiler dikit. Yaudah monggo dicek filmnya aja. Kalo udah nonton coba kasih komentar di kolom di bawah ini. Sawadee kha! ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar