Rabu, 17 Februari 2016

Sinopsis Game of Thrones season 4



Season 4 dibuka dengan adegan pandai besi yang menempa kembali pedang Valyrian Steel milik Eddard Stark. Tywin Lannister lantas membakar sarung pedang yang berbentuk serigala itu. Rains of Castamere tak ketinggalan mengiringi adegan tersebut. Benar-benar kemenangan The Lannisters. #TeamStarks pasti mewek-mewek.


Tywin memberikan salah satu pedang tersebut (aslinya Cuma satu pedang dan besarnya bukan main tapi dibikin jadi dua pedang sama pandai besinya) kepada anak kesayangannya, Jaime. Pedang yang lainnya diberikan kepada Joffrey di pernikahannya nanti. Sementara itu Tyrion menyambut kedatangan Prince Oberyn dari Dorne yang akan menjadi tamu di pernikahan Joffrey. Prince Oberyn ini benci banget sama The Lannisters karena menurutnya kematian Elia, adiknya yang juga istri Rhaegar Targaryen, akibat ulah dari The Mountain yang mana anak buahnya Tywin.


Di pihak lain Sansa masih meratapi kematian kakaknya, Robb, dan ibunya, Catelyn. Dia berdoa di godswood (orang Utara memuja dewa pohon). Di kejauhan Jaime tengah memberi tahu Brienne bahwa gadis yang berdoa pada pohon itu adalah salah satu putri Catelyn yang dia bersumpah untuk menjaganya. Setelah berdoa Sansa kembali ke kastil namun dia merasa ada yang menguntitnya. Tak lain orang tersebut adalah mantan ksatria yang dicopot kehormatannya oleh Joffrey, Ser Dontos. Ser Dontos dulu akan bertanding di Name Day Joffrey namun karena dia mabuk Joffrey hendak menghukumnya hingga tewas. Beruntung Sansa menyelamatkannya. Nah kali ini Ser Dontos ngasih kalung sebagai tanda terima kasihnya pada Sansa. Yang ternyata kalung tersebut mengandung racun yang nantinya membunuh Joffrey di pesta pernikahannya dengan Margaery.


IYAAA JOFFREY AKHIRNYA MATI! Sekali lagi biar greget, JOFFREY MATI! Padahal saya berharap dia mati dihunus pedang aja gitu.


Kematian Joffrey didalangi oleh Princess Ollenna, nenek Margaery, dengan Lord Baelish (ni orang slamet mulu dah nasibnya gak pernah kena masalah) sementara Cersei menuduh Tyrion yang melakukannya karena saat pernikahan berlangsung Joffrey menindas pamannya itu sampe disuruh memungut cangkir yang jatuh ke tanah. Alhasil Tyrion ditahan sementara Sansa dibawa kabur oleh Ser Dontos untuk diantar ke kapal yang akan membawa Sansa ke Eyrie, tempat bibinya Lysa. And do you know the one in the ship? Lord Baelish. Gak ngerti deh ni orang memihak ke siapa.


Sementara itu Jon Snow berhasil kembali ke Castle Black dengan kondisi tubuh tertancap panah Ygritte. Setelah pulih Jon sempat berbicara dengan Sam soal saudara tirinya, Robb, setelah dia mendengar kabar mengenai kematian Robb dan Catelyn di The Twins. Intinya Jon selalu iri dengan apa yang dimiliki oleh Robb, bagaimana cara ayahnya, Ned Stark, memandang pada Robb dan ia ingin mendapatkan tatapan yang sama dari ayahnya itu. Tapi ia tak pernah bisa membenci saudara tirinya itu.


Setelah itu Jon dipanggil oleh Maester Aemon dan beberapa petinggi di Night’s Watch untuk diadili. Ya Jon Snow dianggap sudah berkhianat karena membunuh teman sesama Night’s Watch, Qhorin Halfhand, bersekutu dengan wildling, dan bercinta dengan wanita yang mana semua itu melanggar sumpah anggota Night’s Watch. Tapi Maester Aemon kemudian mengampuninya karena jumlah Night’s Watch semakin sedikit. Hanya menyisakan tak lebih dari 50 orang.


Jon melaporkan bahwa jumlah wildling mencapai 100rb orang yang akan menyerbu The Wall. Sementara beyond-the-wall masih hidup beberapa pemberontak Night’s Watch yang membunuh Lord Commander Mormont di rumah Craster. Jika pasukan Mance Rayder, Raja para wildling, lebih dulu menemukan mereka, Jon takut para wildling akan tahu jumlah Night’s Watch tinggal sedikit. Akhirnya Jon berinisiatif untuk pergi ke rumah Craster untuk membunuh serta membalaskan dendam Lord Commander pada para pemberontak itu. Jon pergi bersama beberapa anggota Night’s Watch termasuk Locke—anak buah Roose Bolton yang diperintahkan mencari Bran dan Rickon—ke rumah Craster. Di sana Bran, Jojen, Meera, dan Hodor disandera oleh para pemberontak Night’s Watch yang dipimpin Karl. Saat Jon dkk menyerang rumah itu, Bran dkk berhasil melarikan diri. Sebenernya Bran sempet liat Jon tapi dicegah sama Jojen untuk memanggilnya karena mereka memiliki tujuan yang berbeda dan Jojen takut Bran mengurungkan niatnya untuk bertemu gagak bermata tiga. Di saat itu juga Locke nyaris saja menangkap Bran tapi dia gagal keburu dibunuh Hodor yang dirasuki oleh Bran. Sinetron banget gak sih? Udah deket tapi gagal ketemu.


Singkat cerita Jon sama Bran gak jadi ketemu. Sementara itu di Eyrie Lysa memergoki Lord Baelish mencium Sansa dan dia marah besar. Lysa hampir saja membunuh Sansa dengan mendorongnya ke Moon Door tapi urung dilakukannya karena Lord Baelish keburu datang dan mampu meyakinkan Lysa kalo yang dicintainya hanyalah Lysa seorang. Di sini fakta mencengangkan terungkap. Ternyata yang bunuh Jon Arryn itu istrinya sendiri, si Lysa, atas suruhan Lord Baelish. Dan dia mengkondisikan seolah-olah yang bunuh The Lannisters. Jadi selama ini Lannisters sama Starks diadu domba sama Baelish. Hih! Gak sampai di situ, setelah Lysa lengah Baelish mendorongnya ke Moon Door. Ehehehe.


Di akhir cerita, Jaime membebaskan Tyrion yang ditahan di Red Keep. Dia menyuruh Varys untuk membawa Tyrion ke Pentos. Sebelum pergi Tyrion sempat membunuh Shae, pacarnya, di kamar ayahnya, Tywin. Serta membunuh sang ayah yang tengah poop. Eaaaa.


Udah cerita belum kalau Ygritte juga mati? Ya, di ep 9 Wildlings menyerang The Wall dan Ygritte mati dipanah sama Olly—anak yang sama yang membunuh Jon Snow di season 5.


Sekiranya itu yang saya ingat dari season 4. Ditunggu yang season 5 ya, kalo gak males juga. Bentar lagi season 6 akan tayang. Yay!! 


Valar morghulis. All men must die.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar