Sabtu, 30 September 2017

Tutorial Kena Tilang

What the heck is "Tutorial Kena Tilang" ? Hahaha nevermind.

So gaes dalam hidup setidaknya harus merasakan sekali pengalaman baik yang menyenangkan atau pun tidak. Misal sakit cacar, patah hati, menang undian, atau ketilang. Yang terakhir disebut saya rasakan baru-baru ini. Setelah 2 tahun lebih mengendarai motor dan mengantongi SIM, saya akhirnya mendapatkan pengalaman untuk menyumbang pendapatan negara.

Hari itu Sabtu tanggal 5 Agustus 2017, saya berkendara dengan rileks memasuki kota. Kemudian polisi mencegat saya, kala itu banyak polisi lalu lintas dan banyak juga pengendara yang disetop. Setelah diberhentikan itu saya baru ingat STNK dipinjam adik saya semalam dan belum dikembalikan. What the...saya langsung nyengir ke Pak Polisi-nya. Saya mencoba 'chill' karena toh memang itu kesalahan saya. Polisinya pun gak serem-serem amat cuma minta SIM dan saya ditepikan ke polisi lain yang mendata dan mengisi form biru.

Kemudian saya dipanggil sama Bu Polisi yang mendata. "Kenapa mbak lupa bawa STNK?" tanyanya.

"Motor habis dipinjam semalem trus lupa belum dikembalikan, Bu," jawabku cengengesan.

"Untung bawa SIM, kalo gak motornya 'ngandang'. Ini nanti mbaknya dapat SMS ya untuk pembayaran denda tilang. Bayar dendanya transfer ke rekening BRI. Habis itu bukti pembayarannya disertakan sama form biru ini untuk mengambil STNK di Polantas," kata Bu Polisi menerangkan.


contoh form biru

sms denda tilang
So, gaes, singkatnya begini:

1) Jika kita ketilang jangan gusar jangan gemetar, just chill. Kalau salah akui salah, jangan melawan. Menjelaskan boleh, tapi dengan tenang. Jangan menggeber motor atau mencoba melarikan diri. Memalukan. Anggap saja kita diberi kesempatan menyumbang pendapatan negara.

2) Jangan menyuap polisi atau 'damai'! Hormati martabat sendiri.

3) Setelah diminta menepi, tunggu sampai nama kita dipanggil untuk dimintai nomor hp. Pastikan kasih nomor hp yang aktif ya karena akan dikirimi SMS nominal denda tilang dan nomor BRI virtual account.

4) Polisi akan ngasih form biru tanda SIM/STNK kita ditilang. Disimpan baik-baik guna mengambil surat-surat kita.

5) Tunggu SMS dari SPRINT. Biasanya SMS diterima dalam hari yang sama. Misal tidak kunjung mendapat SMS, datangi kantor Polantas untuk meminta no. BRIVA.

6) Pergi ke ATM BRI. Lakukan pembayaran dengan cara;
- Masuk ke 'Transaksi Lain'
- Pembayaran
- Lainnya
- BRIVA
- Masukkan no BRIVA (biasanya nominal dan nama kita sudah tertera jadi tidak perlu mengetik nominal)
- OK
atau pergi ke teller BRI jika tidak punya ATM BRI dan tinggal kita kasih no. BRIVA-nya. Sisanya biar jadi tugasnya teller.

7) Simpan bukti transfer lalu sertakan dengan form biru tadi.

8) Pergi ke kantor polantas. Disarankan ke sana sekitar jam 10 saja.

9) Jangan ulangi kesalahan yang sama. Masih banyak kesalahan lain yang perlu dicoba. Ehe. Gak ding. Jangan kaya saya, setelah ketilang karena lupa bawa STNK, bulan berikutnya saya gak 'notice' kalau lampu motor saya kadang mati kadang nyala karena default-nya selalu menyala jika mesin dihidupkan. Suatu hari ketilang karena posisi lampu mati. Habis matikan mesin motor lalu saya coba hidupkan lagi lampunya menyala tapi polisi yang menilang tidak memberi ampun. Kesal tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Kembali lagi ke tips 1, just chill.

Well, selalu cek keadaan motor dan surat-surat jika akan berkendara, gaes. Dan yang terpenting jangan ugal-ugalan! Oh ya, pernah ada drama tilangan yang saya alami. Jadi kala itu saya berkendara di sisi kiri dan sebelah saya ada ibu-ibu bawa motor. Posisi di perempatan dan lampu baru menyala hijau. Dari arah kami tidak dapat terlihat jalanan lurus di depan kami jadi kami tidak dapat notice keberadaan polantas di sana. Nah ibu-ibu di sebelah kanan saya itu mau lurus tapi setelah tau ada polisi dia langsung menikung memotong jalur saya. Dia menabrak motor saya, saya pun jatuh dan kesal. Saya ditolong bapak-bapak polisi dan dishub. Pertama kalinya jatuh dari motor gara-gara ditabrak ibu-ibu. Lalu bagaimana keadaan ibu-ibu tersebut? Dia berhasil kabur. Faqfaqfaqfaqfaq...

Kesal dan ingin menangis kala itu. Dalam keadaan tersebut saya diloloskan dari pemeriksaan oleh petugas yang menolong saya tadi. Tapi sama petugas berikutnya dia kekeuh mau meriksa. Dikira saya mau kabur juga kali. HHHHHH KZL!

Ya udah gitu aja. Tips berikutnya pastikan kendaraan depan samping tidak menikung tiba-tiba. Thank u!

Semoga selalu selamat di jalan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar